ATURAN PEMBERHENTIAN DAN PENGISIAN LOWONGAN JABATAN PENGURUS

PERATURAN PEMBERHENTIAN DIRI, 

DAN PENGISIAN LOWONGAN ANTAR WAKTU JABATAN KEPENGURUSAN

  1. Seseorang berhenti dari jabatan kepengurusan di Dewan Pengurus pada masing masing tingkatannya karena:
  • Meninggal dunia.
  • Diberhentikan dengan hormat oleh Dewan Pengurus pada masing masing tingkatannya karena yang bersangkutan berhalangan tetap, yakni diperkirakan tidak akan dapat melaksanakan tugas, kewajiban dan wewenangnya dalam kepengurusan, setelah selama 6 bulan berturut-turut tidak melaksanakan tugas, wewenang dan tanggungjawabnya.
  • Diberhentikan oleh Dewan Pengurus pada masing masing tingkatannya karena dikenakan tindakan disiplin organisasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Organisasi tentang Peraturan Disiplin Organisasi GENPENUS.
  • Diberhentikan oleh Dewan Pengurus pada masing masing tingkatannya karena tenyata tidak lagi memenuhi satu atau beberapa persyaratan untuk dipilih sebagai pengurus.
  • Diberhentikan dari jabatan kepengurusan karena berhalangan tetap, jika menurut hasil pengamatan dan penelitian yang dilakukan oleh Tim pengawas Kinerja Pengurus Dewan Pengurus pada masing masing tingkatannya, ternyata yang bersangkutan tidak dapat melaksanakan tugas, wewenang dan tanggungjawabnya selaku DPP.
  • Karena sakit lebih dari 3 (tiga) bulan berturut-turut
  • Bepergian ke Luar Negeri untuk lebih dari 6 (enam) bulan berturut-turut, kecuali dalam hal kepergiannya itu mengemban tugas selaku pengurus berdasarkan penugasan dari Dewan Pengurus pada masing masing tingkatannya.
  • Karena lalai menghadiri rapat dan atau kegiatan DPP dan tidak melakukan aktivitas apapun selaku pengurus di DPP selama 3 (tiga) bulan berturut-turut.

2. Pengisian lowongan Ketua Umum : Pengisian lowongan antar waktu jabatan ketua umum dilaksanakan melalui MUSYAWARAH, jika dipenuhi persyaratan untuk MUSYAWARAH, dengan ketentuan sebelum pengisian antar waktu dilakukan, wewenang, hak dan kewajiban Ketua Umum dilaksanakan oleh salah seorang Sekretaris yang ditunjuk oleh Dewan Pengurus pada masing masing tingkatannya.

3. Pengisian Jabatan Lainnya : Pengisian lowongan antar waktu jabatan lainnya di Dewan Pengurus pada masing masing tingkatannya dilakukan oleh Rapat Dewan Pengurus pada masing masing tingkatannya.

Kabar dan Informasi terbaik

Berikan Nilai
Total Nilai 0/0

Tinggalkan Balasan

Nilai :

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kontak Support