Tugas dan Kewajiban Masing Masing pengurus

Tugas dan Kewajiban Pengurus

  1. Ketua Umum mempunyai tugas, wewenang dan tanggungjawab :
    • Bersama-sama dengan Sekretaris Jenderal atau Wakilnya, mewakili dan bertanggungjawab atas nama organisasi ke dalam dan ke luar.
    • Memimpin, mengendalikan dan mengawasi pelaksanaan tugas dan tanggungjawab pembinaan dan pengembangan Organisasi.
    • Mengarahkan, membimbing dan mengawasi pelaksanaan Program Organisasi sesuai dengan Program Kerja Tahunan yang ditetapkan oleh Musyawarah.
    • Membina, memelihara dan mengembangkan hubungan kemitraan dengan Pemerintah, Lembaga Tertinggi/ Tinggi Negara, TNI/POLRI dan Badan serta Instansi Pemerintah, Perusahaan BUMN, Perusahaan Swasta maupun Lembaga/Badan Organisasi di dalam maupun di luar negeri.
    • Memimpin Rapat Sesuai tingkatan kepengurusan.
    • Menunjuk salah seorang Sekretaris atau pengurus untuk mewakilinya dalam hal Ketua Umum berhalangan melaksanakan tugas, wewenang dan tanggungjawab.
  2. Wakil Ketua mempunyai tugas, wewenang dan tanggungjawab:
  • Membantu Ketua Umum dalam melaksanakan tugas, wewenang dan tanggungjawabnya.
  • Membantu Ketua dalam Memimpin dan mengatur pelaksanaan tugas tugas kepemimpinan
  • Membantu Ketua umum dalam Mengarahkan, membimbing dan mengawasi pelaksanaan Program Organisasi sesuai dengan Program Kerja Tahunan yang ditetapkan oleh Musyawarah.
  • Membantu ketua dalam melakukan pembinaan, memelihara dan mengembangkan hubungan kemitraan dengan Pemerintah, Lembaga Tertinggi/ Tinggi Negara, TNI/POLRI dan Badan serta Instansi Pemerintah, Perusahaan BUMN, Perusahaan Swasta maupun Lembaga/Badan Organisasi di dalam maupun di luar negeri.
  • Menggantikan Ketua umum dalm Memimpin Rapat Sesuai tingkatan kepengurusan,apabila ketua berhalangan.

3. Sekretaris mempunyai tugas, wewenang dan tanggungjawab:

  • Membantu Ketua Umum dalam melaksanakan tugas, wewenang dan tanggungjawabnya.
  • Memimpin dan mengatur pelaksanaan tugas Sekretariat Badan Pengurus pada masing masing tingkatannya, selain urusan keuangan.
  • Mempersiapkan bahan-bahan untuk rapat Badan Pengurus pada masing masing tingkatannya, Rapat – rapat Organisasi dan Musyawarah Pimpinan.
  • Menunjuk salah seorang Wakil Sekretaris Jenderal untuk mewakilinya apabila Sekretaris Jenderal berhalangan menjalankan tugas, wewenang dan tanggungjawabnya dengan sepengetahuan Badan Pengurus pada masing masing tingkatannya.
  • Mengkoordinir pelaksanaan tugas, wewenang dan tanggungjawab para Wakil Sekretaris Jenderal , dan Divisi divisi menurut pembidangan tugas yang ditetapkan Badan Pengurus pada masing masing tingkatannya.
  • Melaksanakan tugas lainnya yang secara khusus ditentukan oleh Badan Pengurus pada masing masing tingkatannya.

4. Wakil Sekretaris Jenderal mempunyai tugas, wewenang dan tanggungjawab:

  • Mewakili Sekretaris Jenderal dalam hal Sekretaris Jenderal berhalangan menjalankan tugas, wewenang dan tanggungjawabnya.
  • Membantu Sekretaris Jenderal dalam melaksanakan tugas, wewenang dan tanggungjawabnya termasuk pelaksanaan tugas Sekretariat Badan Pengurus pada masing masing tingkatannya selain menyangkut urusan keuangan, menurut pembidangan tugas yang ditetapkan oleh Badan Pengurus pada masing masing tingkatannya.
  • Membantu Ketua Umum dalam melaksanakan tugas, wewenang dan tanggungjawabnya, termasuk tugas mengkoordinasikan Divivi – divisi, menurut pembidangan tugas yang ditetapkan oleh Badan Pengurus pada masing masing tingkatannya.
  • Melaksanakan tugas-tugas lainnya yang secara khusus ditetapkan oleh Badan Pengurus pada masing masing tingkatannya.

5. Bendahara Umum mempunyai tugas, wewenang dan tanggungjawab:

  • Membantu Ketua Umum dalam melaksanakan tugas, wewenang dan tanggungjawabnya.
  • Memupuk, mengelola dan mengembangkan sumber-sumber dana dan sarana lainnya untuk menunjang pelaksanaan kepengurusan Badan Pengurus pada masing masing tingkatannya dan atau pelaksanaan program organisasi.
  • Menggalakkan pemasukan iuran Anggota.
  • Menyusun Rancangan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Badan Pengurus pada masing masing tingkatannya untuk ditetapkan oleh DPP menjadi Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja DPP.
  • Melaksanakan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Badan Pengurus pada masing masing tingkatannya, serta mempertanggungjawabkan kepada Badan Pengurus pada masing masing tingkatannya.
  • Mengawasi pemasukan dan penggunaan dana Badan Pengurus pada masing masing tingkatannya, serta menyusun laporan pertanggungjawaban DPP tentang perkembangan keuangan dan kekayaan organisasi.
  • Mengkoordinir pelaksanaan tugas, wewenang dan tanggungjawab para Wakil Bendahara Umum menurut pembidangan tugas yang ditetapkan Badan Pengurus pada masing masing tingkatannya.
  • Memimpin dan mengatur pelaksanaan tugas-tugas lainnya yang secara khusus ditetapkan oleh Badan Pengurus pada masing masing tingkatannya.

6. Wakil Bendahara Umum mempunyai tugas, wewenang dan tanggungjawab:

  • Mewakili Bendahara Umum dalam hal Bendahara Umum berhalangan melaksanakan tugas, wewenang dan tanggungjawabnya.
  • Membantu Bendahara Umum melaksanakan tugas, wewenang dan tanggungjawabnya, termasuk pelaksanaan tugas Sekretariat Badan Pengurus pada masing masing tingkatannya menyangkut urusan keuangan, menurut pembidangan tugas yang ditetapkan oleh Badan Pengurus pada masing masing tingkatannya.
  • Melaksanakan tugas-tugas lainnya yang ditetapkan oleh Bendahara Umum maupun DPP.

7. Kepala Divisi mempunyai tugas, wewenang dan tanggungjawab :

  • Menghimpun informasi, data dan permasalahan sesuai dengan bidang Departemen/Divisi masing-masing dalam rangka menyusun Program Kerja Tahunan,
  • Menyusun rancangan Program Kerja Tahunan DPP menyangkut Divisi Divisi masing-masing, untuk diajukan kepada Badan Pengurus pada masing masing tingkatannya, dan kemudian ditetapkan oleh DPP menjadi Program Kerja Tahunan.
  • Melaksanakan Program Kerja Tahunan dan menindaklanjuti kebijakan yang digariskan oleh DPP menyangkut bidang Divisi masing-masing.
  • Memberikan pertimbangan dan saran-saran kepada Badan Pengurus pada masing masing tingkatannya tentang kebijakan yang perlu ditempuh Badan pengurus di bidang Divisi masing-masing.
  • Mengadakan pembagian tugas di antara sesama personal di Divisi masing-masing dengan sepengetahuan DPP.
  • Menyampaikan laporan pelaksanaan tugas di bidang Divisi masing masing kepada DPP melalui Ketua Umum atau Sekretaris yang membidanginya.

8. Pembagian tugas: Pembagian tugas kepengurusan Badan Pengurus pada masing masing tingkatannya berdasarkan sektoral dan kewilayahan Indonesia, ditetapkan oleh Musyawarah DPP.

9. Program terkait : Dalam dua hal atau lebih Divisi yang mempunyai program atau kegiatan yang sama atau sating terkait satu dengan yang lain, program atau kegiatan tersebut direncanakan dan dilaksanakan bersama dengan membentuk Kelompok / Panitia Kerja (POKJA/ PANJA) antar Departemen yang susunan dan personalianya ditetapkan oleh DPP.

Kabar dan Informasi terbaik

Berikan Nilai
Total Nilai 0/0

Tinggalkan Balasan

Nilai :

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kontak Support